Langsung ke konten utama

Postingan

Jamita Partangiangan 2 Korint 3: 12 - 4: 2

 Jamita Partangiangan Minggu Estomihi Ev. 2 Korint 3: 12 - ps 4: 2 Topik: "Papatarhon Sondang ni Hamuliaon ni Jahowa" _____________________________________________________________________________________________ 1) Damang/dainang, somalna do molo sahalak "public figur" gabe bahan penilaian ni torop halak, lumobi ma di angka parbarita na uli (na hurang on, na hurang an; kelebihanna on, kelebihanna an, dll) Songon i do angka apostel na di Padan na Imbaru (termasuk Ap. Paulus) gabe bahan penilaian di angka halak na laho manjalo Barita na uli hatiha i. Ala ni i, sahalak parbarita na uli: dia harus punya kredibilitas, punya nilai dan karakter, yang unggul dan berbeda dari orang-orang kebanyakan. (anggo sarupa do iba tu halak na torop, boi do i gabe partuktuhan tu halak. Dohononna ma: percuma do i pandita, sintua, dll) 2) Di Huria Korint, sanga do "dipertanyakan" hadirion ni Ap. Paulus songon sahalak parbarita na uli, ala diida nasida si Paulus godang parungki...

Khotbah Minggu sexagesima

 Khotbah Minggu Sexagesima, 23 Februari 2025 Ev. Matius 5: 38- 48 Topik : "Mengasihi Musuh" ____________________________________________________________________________________________ 1) Saya kira, taraf tertinggi dari praktik iman di dalam hidup orang percaya adalah: ketika kita mampu mengasihi musuh kita . Ketika kita mampu berbuat baik kepada orang yang menyakiti kita. Berbuat baik kepada orang yang berbuat baik = itu biasa Berbuat jahat kepada orang yang berbuat jahat = itu juga biasa Tetapi berbuat baik kepada orang yang berbuat jahat = itu baru luar biasa Tetapi jangan sampai Berbuat jahat kepada orang yang berbuat baik = itu namanya tidak tau diri . adakah kita yang memiliki musuh disini? bisa saudara bayangkan seperti apa wajahnya sekarang? Biasanya ingat musuh= imun pun turun (geram, marah, jengkel, dll) Tetapi saudara harus tahu: 'adalah kegagalan' bagi kita bila 'suka cita' kita hilang hanya karena ulah sipembenci . Bayangkan: mereka berha...

Jamita Minggu 09 Januari 2025 (lukas 5: 1- 11)

 Jamita Minggu V Dung Ephipanias, 09 Februari 2025 Ev. Lukas 5: 1- 11 Topik : Dijou Gabe Sijala Jolma (Dipanggil Menjadi Penjala Manusia) _____________________________________________________________________________________ 1) Damang/dainang, Di bagasan taon on, Hurianta HKBP manotophon taon 2025 on gabe Taon "Transformasi HKBP" . "Transformasi" lapatanna: Mengalami "Perubahan", baik secara bentuk, sifat manang penampilan. Alai dalam hal on, ndada na laho merubah HKBP dari wujud aslinya, manang gabe menghilangkan "identitas diri HKBP", alai "Transformasi" na nidokna ima: Bagaimana HKBP dapat merubah diri secara "metamorfosis" ke bentuk pelayanan yang lebih baik. Contoh metamorfosis, ima kupu2. Mengalami perubahan bentuk dari: telur--ulat--kepompong--kupu2; (adong prosesna step by step ke bentuk yang lebih sempurna) Songon i ma diharapkan HKBP (baik pelayan dan jemaat) mengalami metamorfosis ke bentuk yang lebih sempurna. Jal...

Makna Baptisan Kudus Menurut HKBP

 Memahami makna "Baptisan Kudus" menurut Gereja HKBP 1) Apa itu Baptisan Kudus? 2) Mengapa harus di Baptis? 3) Siapa yang melayankan Baptisan Kudus? Menurut konfessi HKBP, tahun 1951 pasal 10 dan tahun 1996 pasal 8, Tentang "Sakramen", Hanya ada 2 sakramen di gereja HKBP, yaitu: "Baptisan Kudus" dan "Perjamuan Kudus". Itulah yang ditetapkan oleh Tuhan Yesus kepada Gereja untuk memberikan tanda yang nyata atas kasih karunia TUHAN yang tidak kelihatan, yaitu: keampunan dosa, keselamatan, pendamaian, kehidupan dan kebahagiaan, yang dihayati melalui iman dalam karya Roh Kudus (Mat. 28: 19; Mrk. 16: 15-16; Mrk. 14; Luk. 22; 1 Kor. 11). Dengan ß, "Baptisan Kudus" termasuk dalam bagian "sakramen". Sakramen berasal dari bahasa latin: "sacramentum" yang berarti: 'sumpah' yang dalam arti harafiah dapat disebut 'menjadikan suci'. Dengan demikian, Sakramen dalam gereja HKBP dapat dipahami sebagai cara Allah m...

Jamita Minggu 26 Januari 2025

 Jamita Minggu, 26 Januari 2025 Ev. 1 Korint 12: 12- 20 Topik: Hibul daging i alai torop ruasna (Banyak anggota tetapi satu tubuh) 1) Selamat ari Minggu ma di hita saluhutna....!  Damang/dainang, ta pangke ma jo tingki satongkin laho mamparrohahon angka dongan na di siamun dohot hambirangta be! (Laos masijalangan ma jo hita: Selamat ari Minggu!)  Sisungkunonhu tu hita nuaeng, adong do parasinganmuna Sian angka dongan na di sampingmuna i? Angka dia ma parasinganna na boi di bereng hamu?! (angka na tarida ma jo da, unang pola di dodo saat tu isi ni dompetna, hehehe) Kesimpulanna: "ndang sarupa Ho dohot dongamu" . On ma kenyataan na ingkon jaloonta amang/inang songon jolma na tinompa ni Debata, yang memang berbeda dengan orang lain.  (kamu adalah kamu, aku adalah aku, dia adalah dia) alai dipadomu ma hita nuaeng di bagasan parsaoran na margoar HKBP MAHANAIM.  Dibahen i, boha do mambahen asa sada hita, atik pe mar asing be hita saluhutna? On ma nuaeng unok ni jamit...

Berdamai dengan Diri sendiri part 2

     Hallo sahabat-sahabat, senang bisa berjumpa lagi lewat tulisan ini. Kemarin kita sudah membahas tentang bagaimana kita bisa berdamai dengan diri sendiri sebagai upaya untuk memenangkan hidup. Sekarang, masih dalam topik yang sama, kita akan lanjut ke pembahasan yang lebih dalam lagi.     kenapa topik ini menjadi penting bagi kita? Ya, tentu masih dalam alasan yang sama: " siapapun manusia, termasuk anda! kita semua berhak bahagia ".     Sahabat-sahabat, pernahkah saudara bayangkan "siapa orang yang paling dirugikan saat berhadapan dengan sebuah masalah?" Maksudnya rasa benci, iri, dengki, curiga, cemburu, marah, sedih, frustasi dan hal-hal negatif lainnya ada di dalam diri kita dikarenakan masalah yang datang?  Saya kira kita sepakat bahwa tidak ada seorangpun yang dirugikan disana selain diri kita sendiri.     Sesungguhnya kalau kita menyadari, semua masalah yang terjadi, apapun itu, itu semua berada di luar diri kita. Segala bent...

Jamita Jesaya 62: 1-5

 Jamita Minggu, 19 Januari 2025 Ev. Jesaya 62: 1-5 Topik : "Saluhut Bangso Marnida Hatigoran dohot Hamuliaon ni Jahowa" (Bangsa- Bangsa melihat Kebenaran dan Kemuliaan Tuhan) 1) Tamulai ma jo jamita on Sian ay. 5 (ala Songon na menarik do huida on)! Rap ma jo hita manjaha ayat 5 i! "ai songon ringkot ni dolidoli mangaririt na marbaju, Songon i do ringkot ni angka anakmu mangalului ho; jala Songon las ni roha ni pangoli mida na niolina, Songon i do las ni roha ni Debatam mida ho"   Si sungkunonhu parjolo:  tu angka doli-doli: "ringkot do di ho mangoli?" alusi hamu ma jo!  tu angka horong Ama: "holong do roham tu na niolim amang?" (parrohahon ma jo angka inanta nuaeng, nga sadia godang dosam na binahenmu tu nasida? atik dabah ndang sesuai percontohan na di Bibel on tu hita dang i?)       Di hita angka amang/inang, na pasti holong do roha ni pangoli tu na niolina, ala na pinillitna sandiri do i. Mungkin dung mardalan pe parrumatanggaon i asa mulai...