Langsung ke konten utama

Postingan

Jamita Partangiangan 30 Maret 2025, Johannes 4: 4- 14

 Jamita Partangiangan  Ev. Johannes 4: 4- 11 Topik : "Jahowa Mangalehon Aek Hangoluan" (Tuhan sumber air kehidupan)  _________________________________________________________________________________________ Pengantar Perjumpaan Yesus dengan perempuan Samaria bukanlah perjumpaan yang biasa-biasa, kendatipun kita lihat solah-olah perjumpaan itu terjadi secara spontan (Yesus lewat dari jalan itu & perempuan Samaria datang menimba air di sumur Yakub). Namun sesungguhnya, Yesus sengaja memilih jalan itu (dimana orang Yahudi sebelumnya tidak pernah lewat dari sana). Tujuannya hanya satu, yakni: menyatakan "keselamatan universal"; bahwa sesungguhnya Yesus datang bukan untuk orang Yahudi saja, bukan untuk kalangannya saja, tetapi untuk semua orang. Alasannya jelas: Sebab TUHAN bukan hanya milik orang Yahudi. Beberapa Pointer Khotbah: 1) Yesus sebagai Pembuka Jalan (antara Yahudi dan Samaria) Yahudi dan Samaria sama sekali tidak bergaul (bermusuhan/ndang marsiantoan, ...

Jamita Minggu Okuli 23 Maret 2025, Lukas 13: 1- 5

 Jamita Minggu Okuli, 23 Maret 2025 "Sai tong do Mangaranap Matangku dompak Jahowa" (Psl. 25: 15a) Ev. Lukas 13: 1- 5 Topik: "Pauba roha asa unang mago" _____________________________________________________________________________________________ 1) Aha do tahe mambaen jolma maol muba? (maol bertobat)? angka na so olo bertobat i ma jo mangalusi! (nga bertobat tahe hita on sude?) Sering do ra tabege halak mandok tu donganna: "malum ma malum", ninna kan... Gait do nian hata i, alai pandohan i: ima na patuduhon sifat ni sasahalak na so olo muba do i (jugul, ndang siat hata) Memang, "pertobatan" on, ima salah satu naummaol diulahon jolma. ido asa adong halak: sipata burju manang tompu burju; alai ndang konsisten. Sogot na i mulak muse bandal. 2) Turpukta on nuaeng, ima na mangajari hita asa "benar-benar bertobat" (pauba roha!), ala marhite 'pertobatan' i do hita patuduhon parsitutuonta, paboa na tutu situtu hita manghaporseai Deb...

Jamita Partangiangan Jesaya 55: 1- 9

 Jamita Partangiangan Minggu Okuli, 23 Maret 2025 Ev. Jesaya 55: 1- 9 Topik: "Pauba roha asa unang Mago" (Bertobat agar tidak Binasa) __________________________________________________________________________________________ 1) Turpuk on, ima jamita parpudi (nubuat terakhir) sian Panurirang Jesaya andorang so haruar sian habuangan Babel. Jala inti ni jamitana ima: joujou (tingting) tu sandok bangso i asa marhamubaon, asa talup nasida manjalo haluaon na laho patupaon ni Debata di nasida. Tontu na gabe sungkun-sungkun: "aha do hadomuan ni hamubaon ni roha tu situasi na tarbuang i"? Alusna: ala memang dosa nasida sandiri do mambahen nasida asa tarbuang.  Jadi boi dohonon, persoalan terbesar ni halak Israel sasintongna "ndada parungkilonna", alai dosa nasida maradophon Debata do. Ido mambahen ingkon tarbuang nasida songon bentuk pangajarion sian Debata asa ditanda hahuranganna.  Dung singkop diida Debata pangajarion i, diontang ma nasida muse asa mulak tu Iba...

Jamita Minggu reminiscere, 16 Maret 2025

 Jamita Minggu Reminiscere, 16 Maret 2025 (Sai ingot ma Angka Denggan ni Basam, Psalmen 25: 6) Ev. Psalmen 27: 1- 6 Topik : "Paidaida Hinadenggan ni Jahowa" (Menyaksikan kemurahan Tuhan) _____________________________________________________________________________________ 1) Nian sude do uli angka Hata ni Debata na tasurat di Bibelta on! Alai dibagasan turpukta sadarion, adong do jumpang hita sada ayat na mansai arga, na benar-benar manungguli haporseaonta taringot tu na mar-TUHAN, ima na tarsurat di ay. 4 i. Rap ma jo hita manjaha: "Sada do naung hupangidohon sian Jahowa, sai ido hulului! Naeng mian ahu di bagas joro ni Jahowa saleleng mangolu ahu, paidaida hinadenggan ni Jahowa dohot mamingkiri ganup sogot dibagasan joroNa i".   Boi do on na Gabe tangiangta amang/ inang? (Taparrohahon da, sada do pangidoanna, ndang godanggodang songon hita. Naeng on, naeng an,,,, holan sada do. aha ma i? "naeng mian di bagas joro ni Jahowa") Taboto do tahe amang/inang ah...

Jamita Partangiangan Philippi 3: 17- ps 4: 1

Catatan Jamita: Pilippi 3: 17- ps 4: 1 ____________________________________________________________________________________ Paling tidak adong 3 point penting na laho si pabagasonta sian turpuk on: 1) Tentang "role model" (teladan)! Pentingnya sosok teladan untuk pertumbuhan iman kita! a) Diajari si Paulus do ruas ni Huria Pilippi asa adong nian "role model" (teladan) siihuthonon nasida. Tujuanna:   asa termotivasi jala terarah nasida tu ngolu na lobi denggan. Somal do jolma mengidolakan seseorang. Jala biasana, sai diuji do maniru idola na i (dari gaya berbicara, berpikir, berperilaku, bahkan sipata sahat tu penampilan) nian ndang sai ingkon sude sarupa (persis sama) tu idola niba i, alai paling tidak adong perubahan di ngolu niba ala maniru angka na denggan sian ibana. Songon i do tong ngolu partondion. Denggan do adong "teladan" di iba asa boi terbantu iba laho mencapai tingkat iman na lebih sempurna. Alai na gabe "perenungan" mungkin, ado...

Jamita Partangiangan 2 Korint 3: 12 - 4: 2

 Jamita Partangiangan Minggu Estomihi Ev. 2 Korint 3: 12 - ps 4: 2 Topik: "Papatarhon Sondang ni Hamuliaon ni Jahowa" _____________________________________________________________________________________________ 1) Damang/dainang, somalna do molo sahalak "public figur" gabe bahan penilaian ni torop halak, lumobi ma di angka parbarita na uli (na hurang on, na hurang an; kelebihanna on, kelebihanna an, dll) Songon i do angka apostel na di Padan na Imbaru (termasuk Ap. Paulus) gabe bahan penilaian di angka halak na laho manjalo Barita na uli hatiha i. Ala ni i, sahalak parbarita na uli: dia harus punya kredibilitas, punya nilai dan karakter, yang unggul dan berbeda dari orang-orang kebanyakan. (anggo sarupa do iba tu halak na torop, boi do i gabe partuktuhan tu halak. Dohononna ma: percuma do i pandita, sintua, dll) 2) Di Huria Korint, sanga do "dipertanyakan" hadirion ni Ap. Paulus songon sahalak parbarita na uli, ala diida nasida si Paulus godang parungki...

Khotbah Minggu sexagesima

 Khotbah Minggu Sexagesima, 23 Februari 2025 Ev. Matius 5: 38- 48 Topik : "Mengasihi Musuh" ____________________________________________________________________________________________ 1) Saya kira, taraf tertinggi dari praktik iman di dalam hidup orang percaya adalah: ketika kita mampu mengasihi musuh kita . Ketika kita mampu berbuat baik kepada orang yang menyakiti kita. Berbuat baik kepada orang yang berbuat baik = itu biasa Berbuat jahat kepada orang yang berbuat jahat = itu juga biasa Tetapi berbuat baik kepada orang yang berbuat jahat = itu baru luar biasa Tetapi jangan sampai Berbuat jahat kepada orang yang berbuat baik = itu namanya tidak tau diri . adakah kita yang memiliki musuh disini? bisa saudara bayangkan seperti apa wajahnya sekarang? Biasanya ingat musuh= imun pun turun (geram, marah, jengkel, dll) Tetapi saudara harus tahu: 'adalah kegagalan' bagi kita bila 'suka cita' kita hilang hanya karena ulah sipembenci . Bayangkan: mereka berha...